Portalwarta.com – Israel kembali melancarkan serangan udara mematikan yang menargetkan pemukiman di Gaza Utara, menyebabkan 84 warga Palestina tewas, termasuk lebih dari 50 anak-anak. Serangan ini, yang disebut sebagai “pembantaian brutal” oleh Kantor Media Pemerintah Gaza, memperparah krisis kemanusiaan yang sudah melanda wilayah tersebut.
Sementara itu, Amerika Serikat mengumumkan akan mengirim lebih banyak aset militer ke Timur Tengah, termasuk kapal perang, pesawat tempur, dan pesawat pengebom jarak jauh. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penanganan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan tersebut.
Baca Juga :Kamala Harris dan Michelle Obama berkampanye di Kalamazoo
juga melaporkan bahwa serangan Israel telah menghambat pelaksanaan tahap ketiga dari program vaksinasi massal polio di Gaza. Kampanye ini dijadwalkan kembali setelah tertunda akibat serangan dan pengungsian massal di Gaza Utara, yang telah berada di bawah blokade militer selama hampir satu bulan.
Korban jiwa akibat serangan di Gaza terus meningkat, dengan jumlah warga Palestina yang tewas sejak 7 Oktober 2023 mencapai 43.259 jiwa, sementara lebih dari 101.827 orang terluka. Di sisi lain, sekitar 1.139 orang tewas di Israel akibat serangan yang dilancarkan Hamas pada hari yang sama, dan lebih dari 200 orang dilaporkan ditahan.
Di Lebanon, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa setidaknya 2.897 orang telah tewas dan 13.150 lainnya terluka sejak perang ini dimulai, dengan 30 orang tewas hanya dalam 24 jam terakhir akibat serangan Israel.
Dapatkan informasi terkini lainnya dan kunjungi Portalwarta.com serta temukan jasa pembuatan website terpercaya di DigiDingo.