Serangan Israel di Gaza: 400 Serangan terhadap Hezbollah

Israel melancarkan lebih dari 400 serangan ke situs Hezbollah di Lebanon pada Sabtu, sedangkan Hezbollah menembakkan roket ke pangkalan Ramat David dekat kota Haifa. Ini adalah serangan terbesar antara kedua belah pihak sejak perang di Gaza di mulai.
Di Gaza, pasukan Israel menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina, termasuk 22 pengungsi yang berlindung di Sekolah Zeitoun, Gaza City. Serangan ini meningkatkan jumlah korban jiwa di Gaza menjadi lebih dari 41.391 orang dengan 95.760 lainnya terluka sejak konflik di mulai.
Sementara itu, ribuan warga Israel kembali turun ke jalanan Tel Aviv, menuntut pemerintah yang di pimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk melakukan lebih banyak upaya membebaskan sandera yang di tahan oleh Hamas di Gaza. Pada 7 Oktober, serangan yang di pimpin oleh Hamas telah menewaskan sedikitnya 1.139 orang di Israel, dan lebih dari 200 orang di culik.
baca juga :Serangan Jihadis di Bandara Mali Guncang Pemerintahan Junta
Konflik Berkepanjangan dan Dampaknya pada Warga Sipil
Serangan-serangan ini menunjukkan eskalasi yang semakin tajam antara Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon. Hezbollah, yang memiliki basis dukungan kuat di wilayah tersebut, terus melancarkan serangan sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza. Dampak dari serangan-serangan ini sangat di rasakan oleh warga sipil, baik di Gaza maupun di Israel.
PBB dan organisasi hak asasi manusia internasional telah berulang kali menyerukan gencatan senjata dan penghentian kekerasan yang menargetkan warga sipil. Namun, hingga kini, upaya diplomasi internasional belum berhasil menenangkan situasi yang terus memanas ini.
Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan terbaru, kunjungi Portal Warta.
Jika Anda mencari jasa pembuatan website terpercaya, kunjungi Digi Dingo.