Beranda » Banjir Besar Terjang Kalimantan Selatan, Ribuan Rumah Terendam hingga Setinggi Atap

Banjir Besar Terjang Kalimantan Selatan, Ribuan Rumah Terendam hingga Setinggi Atap

Banjir Besar Terjang Kalimantan Selatan, Air Capai Atap Rumah di Sejumlah Wilayah

Kalimantan Selatan — Bencana banjir bandang melanda beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan pada akhir Desember 2025 setelah hujan deras mengguyur wilayah ini dalam beberapa hari terakhir. Debit air meningkat secara drastis dan di sejumlah titik ketinggian air dilaporkan mencapai setinggi atap rumah warga, memaksa ribuan keluarga menghadapi evakuasi dan kerusakan harta benda

Kejadian banjir terparah tercatat di Kabupaten Balangan, di mana Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong menjadi pusat dampak. Di wilayah ini, air banjir meluap hingga mencapai hampir 2 meter — cukup tinggi untuk menutupi sebagian besar atap rumah penduduk — sehingga aktivitas warga lumpuh dan evakuasi dengan perahu menjadi satu-satunya alternatif.

WILAYAH-WILAYAH YANG TERDAMPAK

Bukan hanya Balangan yang merasakan dampak banjir besar ini. Data lapangan menunjukkan bahwa beberapa kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan juga terdampak oleh hujan deras dan meluapnya sungai:

1. Kabupaten Balangan

  • Tebing Tinggi & Halong menjadi titik paling parah banjir bandang.
  • Lebih dari 1.466 rumah dan 1.615 keluarga (KK) terdampak langsung oleh luapan air setinggi atap rumah.
  • Luapan sungai yang cepat dan deras menjadi penyebab utama banjir bandang.

2. Kabupaten Banjar

  • Wilayah ini juga mengalami banjir meluas, meskipun tidak setinggi di Balangan. Dampak mencakup pemukiman penduduk, akses jalan, dan beberapa fasilitas umum.

3. Kabupaten Tanah Laut

  • Terdampak genangan air yang signifikan di wilayah permukiman dan daerah rendah lainnya.

4. Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)

  • Banjir merendam beberapa desa dan jalan di Barabai, Pandawan, serta Batu Benawa.
  • Ribuan warga terdampak, dengan rumah, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, dan pasar yang ikut terendam.

5. Kabupaten Banjar (Gambut)

  • Flooding merata di banyak kelurahan dan desa seperti di Gambut, menyebabkan evakuasi besar-besaran dan gangguan transportasi.

Gubernur Kalimantan Selatan juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lanjutan dan potensi banjir susulan meskipun ada laporan bahwa permukaan air di beberapa titik mulai menunjukkan tanda penurunan.

Banjir di Kalimantan Selatan dipicu oleh kombinasi curah hujan ekstrem, kondisi topografi rendah di banyak bagian provinsi, dan sistem sungai yang mudah meluap di musim penghujan. Wilayah seperti Balangan dan Hulu Sungai Tengah berada di lembah sungai besar sehingga menjadi titik rawan saat debit air meningkat tajam. Area rawa dan dataran banjir di Banjar dan Tanah Laut juga memicu meluasnya genangan karena air sulit mengalir cepat ke laut.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *