Beranda » Pria Tewas Ditikam di Jalan Otto Iskandardinata Samarinda

Pria Tewas Ditikam di Jalan Otto Iskandardinata Samarinda

Seorang pria tewas ditikam di Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda. Polisi amankan terduga pelaku dan dalami motif kejadian.

Portalwarta.comSamarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, diguncang peristiwa kekerasan yang terjadi di ruang publik pada awal 2026. Seorang pria bernama Wilson Pauang tewas setelah mengalami penikaman di Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Senin (5/1) siang.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WITA dan sempat menghebohkan pengguna jalan yang melintas di kawasan itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari cekcok mulut antara korban dengan beberapa pria di pinggir jalan. Adu argumen tersebut dengan cepat memanas dan berujung pada aksi kekerasan.

Seorang warga sekitar bernama Yosi menuturkan, keributan awalnya hanya berupa perdebatan. Namun situasi berubah setelah dua pria datang berboncengan dan langsung terlibat dalam pertikaian. Korban disebut sempat dikeroyok hingga terjatuh ke aspal.

“Awalnya mereka berdebat. Lalu datang dua orang berboncengan dan korban langsung dipukul. Saat korban jatuh, yang terakhir, yakni Vincen, menusuk korban pakai senjata tajam,” ujar Yosi yang mengaku sempat berupaya memberikan pertolongan.

Tusukan tersebut mengenai bagian ulu hati korban dan menyebabkan luka serius. Wilson kemudian dilarikan ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia beberapa waktu kemudian.

Kapolsek Samarinda Kota, Kompol IGN Adi Suarmita, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dan berhasil mengamankan satu terduga pelaku berinisial Vincen.

“Informasi terakhir korban meninggal dunia. Saat ini kami masih menunggu kedatangan keluarga korban untuk membuat laporan resmi agar proses hukum dapat kami lanjutkan,” ujar Suarmita kepada wartawan.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi telah mengamankan sebilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi penikaman. Terduga pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian. Meski demikian, polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam insiden tersebut.

“Untuk sementara satu orang terduga pelaku sudah diamankan. Anggota masih melakukan pengembangan dan memeriksa saksi-saksi di lapangan,” jelas Suarmita.

Terkait motif penikaman, pihak kepolisian belum memberikan keterangan rinci. Motif kejadian masih dalam tahap pendalaman dan akan disampaikan setelah pemeriksaan terhadap terduga pelaku selesai. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *