Beranda » Jenazah Pelatih Valencia Ditemukan di Perairan Labuan Bajo

Jenazah Pelatih Valencia Ditemukan di Perairan Labuan Bajo

Jenazah Pelatih Valencia Ditemukan di Perairan Labuan Bajo

Portalwarta.comLabuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, diguncang kabar duka setelah satu jenazah korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Jenazah tersebut dipastikan sebagai Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia.

Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengatakan jenazah Fernando ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.47 WITA. Korban ditemukan di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,13 nautical mile atau kurang lebih dua kilometer dari titik duga awal tenggelamnya kapal wisata tersebut.

“Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan yang kami peroleh, jenazah yang ditemukan merupakan Fernando Martin Carreras, salah satu penumpang KM Putri Sakinah,” ujar Fathur Rahman dalam keterangannya kepada media.

Fernando diketahui merupakan warga negara asing yang sedang berada di Labuan Bajo untuk keperluan wisata. Keberadaannya di kapal wisata KM Putri Sakinah berujung tragedi setelah kapal tersebut dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Taman Nasional Komodo. Peristiwa itu langsung memicu operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian secara intensif sejak laporan tenggelamnya kapal diterima. Upaya pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian, termasuk pulau-pulau kecil di sekitarnya. Kondisi perairan dan cuaca menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian korban.

Setelah ditemukan, jenazah Fernando segera dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan guna penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi akhir. Pihak berwenang juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta perwakilan pihak keluarga dan kedutaan untuk penanganan selanjutnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam kegiatan wisata laut, khususnya di wilayah perairan yang ramai dikunjungi wisatawan seperti Labuan Bajo. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat memperketat pengawasan serta memastikan standar keselamatan kapal wisata dipatuhi dengan baik.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *