Beranda » Iran Serukan Pertemuan Darurat PBB Setelah Hassan Nasrallah Tewas dalam Serangan Israel

Iran Serukan Pertemuan Darurat PBB Setelah Hassan Nasrallah Tewas dalam Serangan Israel

iran berduka

Portal Warta – Iran menyerukan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengadakan pertemuan darurat menyusul tewasnya pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah. Hassan Nasrallah terbunuh dalam serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, yang mengakibatkan sejumlah warga sipil juga menjadi korban. Situasi ini telah meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah dan berpotensi memicu perang yang lebih besar.

Mengutip AFP, Iran menyampaikan protes keras terkait insiden tersebut dan meminta PBB untuk segera mengambil tindakan. Dalam surat yang dikirimkan kepada Dewan Keamanan PBB, utusan Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mendesak agar PBB “menghentikan agresi Israel yang sedang berlangsung” dan mencegah eskalasi konflik.

Iran menegaskan bahwa pertemuan darurat ini di perlukan untuk menghentikan tindakan Israel yang di anggap sebagai ancaman bagi stabilitas di kawasan. Dalam surat tersebut, Iran juga memperingatkan potensi meletusnya perang penuh antara Israel dan Lebanon jika tindakan segera tidak di ambil.

Serangan Israel ke Lebanon ini memperparah situasi di Timur Tengah yang telah lama di warnai konflik. Israel melakukan serangan udara ke Beirut, ibu kota Lebanon, dan menewaskan Hassan Nasrallah, salah satu tokoh paling berpengaruh di Hizbullah. Selain itu, serangan ini juga menyebabkan jatuhnya korban sipil lainnya, meningkatkan kecaman internasional terhadap tindakan militer Israel.

Iran, sebagai salah satu pendukung utama Hizbullah, menilai bahwa serangan tersebut tidak hanya di tujukan kepada kelompok tersebut, melainkan juga sebagai bentuk provokasi terhadap Iran dan sekutu-sekutunya di kawasan. Oleh karena itu, Iran menganggap penting agar Dewan Keamanan PBB segera menggelar pertemuan untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.

Menurut Iran, jika PBB tidak segera bertindak, situasi ini berpotensi membawa kawasan ke dalam konflik berskala besar yang bisa melibatkan banyak negara. Iran juga mengkritik sikap internasional yang dinilai kurang tegas dalam menanggapi agresi Israel di wilayah Timur Tengah.

Seruan ini datang pada saat ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah serangkaian bentrokan antara Israel dan kelompok-kelompok militan di Lebanon. Konflik ini di perkirakan dapat mempengaruhi stabilitas global, terutama di wilayah yang rentan terhadap gejolak politik dan militer.

Sebagai informasi, Hizbullah adalah kelompok militan dan partai politik yang berbasis di Lebanon, yang di dukung oleh Iran. Hassan Nasrallah, pemimpin mereka, merupakan sosok yang sangat berpengaruh dan di kenal karena posisinya yang tegas dalam menentang keberadaan Israel. Kematian Nasrallah dapat memperparah situasi dan memicu respons keras dari kelompok-kelompok pendukung Hizbullah di kawasan tersebut.

Tewasnya Nasrallah dalam serangan Israel ini menjadi babak baru dalam ketegangan di Timur Tengah, yang selama ini telah di kuasai oleh konflik dan perseteruan antara berbagai faksi. PBB di harapkan dapat segera merespons dan mengambil langkah-langkah di plomatik untuk meredam ketegangan yang semakin meningkat.

Untuk update terbaru mengenai konflik ini dan berita lainnya, kunjungi Portalwarta.com.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *