Beranda »  Strategi Mengatasi Kemiskinan di Indonesia: Data dan Pendekatan Terbaik

 Strategi Mengatasi Kemiskinan di Indonesia: Data dan Pendekatan Terbaik

strategi mengatasi kemiskinan di indonesia
foto : ilustrasi kemiskinan yang terjadi dibeberapa daerah di indonesia

Mengatasi kemiskinan merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data dari Susenas Maret 2023, tingkat kemiskinan nasional berada pada angka 9,36%, yang masih di atas target RPJMN 2020-2024 sebesar 6,5-7,5%. Upaya untuk menurunkan angka ini memerlukan kebijakan yang holistik dan terintegrasi, terutama dengan menurunnya angka kemiskinan ekstrem yang kini berada di 1,12%​.

Strategi Utama Pemerintah

  1. Pengurangan Beban Pengeluaran
    Pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk program bantuan sosial hingga Rp493,5 triliun pada 2024. Program ini mencakup bantuan tunai, subsidi pangan, dan jaminan kesehatan untuk meringankan beban pengeluaran keluarga miskin​.
  2. Peningkatan Pendapatan
    Melalui program pemberdayaan ekonomi, seperti bantuan modal usaha mikro dan pelatihan keterampilan, pemerintah berusaha meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Selain itu, ada pula program padat karya di sektor infrastruktur untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah​.
  3. Pengurangan Kantong Kemiskinan
    Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, sanitasi, dan air bersih di daerah-daerah terpencil menjadi prioritas untuk mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kualitas hidup. Investasi ini di harapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat pedesaan​.

Tantangan dan Peluang

Meski banyak upaya telah di lakukan, beberapa tantangan utama masih harus di atasi. Penargetan yang kurang tepat (exclusion error), ketimpangan distribusi, serta dampak inflasi adalah beberapa faktor yang dapat menghambat pencapaian target pengurangan kemiskinan. Pemerintah mengakui perlunya peningkatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah, serta pelibatan sektor swasta dan masyarakat sipil dalam mengatasi masalah ini​

Kolaborasi dengan Sektor Non-Pemerintah

Pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat sipil menjadi salah satu strategi kunci. Dengan sinergi ini, di harapkan berbagai program yang ada dapat lebih efektif menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan bantuan​

  1. Perbaikan Data dan Penargetan
    Menggunakan data yang lebih akurat seperti Data P3KE untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
  2. Penguatan Program Pemberdayaan Ekonomi
    Mengembangkan program yang tidak hanya memberikan bantuan langsung tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi melalui pelatihan dan akses permodalan.
  3. Pengembangan Infrastruktur di Daerah Tertinggal
    Mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di daerah tertinggal untuk meningkatkan akses terhadap layanan publik dan kesempatan ekonomi.

Dengan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, di harapkan Indonesia dapat mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem dan menurunkan angka kemiskinan secara keseluruhan di tahun-tahun mendatang​

Jika Anda mencari jasa pembuatan website terpercaya, kunjungi Digi Dingo.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *