Beranda » Kecelakaan di Gunung Mangga Samarinda: Truk Bermuatan Mundur, Dua Motor dan Ruko ITA Celluler Jadi Korban

Kecelakaan di Gunung Mangga Samarinda: Truk Bermuatan Mundur, Dua Motor dan Ruko ITA Celluler Jadi Korban

kecelakaan Gunung Mangga Samarinda

Samarinda, 12 September 2024 — Kecelakaan tragis kembali terjadi di Gunung Mangga. Sebuah truk bermuatan berat terlihat kehilangan kendali saat menanjak. Truk itu kemudian melaju mundur dengan cepat, menabrak sebuah ruko dan menghancurkan dua motor yang terparkir di depannya. Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00 WITA, menyebabkan kerusakan besar pada ruko Ita Cell, namun beruntung tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Meskipun tidak ada nyawa yang hilang, kerugian material yang signifikan telah di derita. Dua motor pas depan ruko sepenuhnya hancur setelah di lindas oleh truk. Bagian depan ruko Ita Cell juga terlihat rusak parah akibat benturan keras. Di perkirakan, nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah, yang tentu saja membawa dampak besar bagi pemilik usaha tersebut.

Keadaan yang mencekam Terasa oleh para saksi mata. “Truk bergerak mundur, dan hanya teriakan warga yang terdengar,” ungkap seorang saksi. Rasa panik dan ketidakberdayaan menyelimuti suasana saat truk mulai melaju semakin cepat, hingga akhirnya menghantam ruko. Dua motor yang terparkir langsung menjadi korban, menunjukkan betapa besar bahaya yang hadapi saat insiden seperti ini terjadi.

Kecelakaan yang terjadi di Gunung Mangga sebenarnya bukanlah hal baru. Jalanan curam dan kondisi medan yang menantang sering kali membuat kendaraan berat mengalami kesulitan. Setiap kali truk gagal menanjak, risiko mundur dan kehilangan kendali semakin besar, dan ini bukan kali pertama truk bermuatan besar terlibat dalam insiden di jalur tersebut.

Kondisi jalan yang curam dan berkelok memang memerlukan perhatian lebih. Pengemudi kendaraan berat sering kali harus menghadapi tantangan yang tidak mudah. Warga menganggap Gunung Mangga sebagai area yang menantang, terutama bagi kendaraan besar yang sering melintasi jalur ini. Setiap kesalahan kecil dapat menyebabkan kecelakaan besar, seperti yang telah terjadi kali ini.

Selain kerugian materi, kecelakaan yang terus berulang juga telah meninggalkan ketakutan yang mendalam bagi warga sekitar. Perasaan cemas semakin meningkat setiap kali kendaraan besar terlihat melintasi jalur tersebut. Warga menjadikan khawatir akan keselamatan mereka, mengingat risiko besar yang di hadapi ketika truk bermuatan berat melintasi tanjakan berbahaya ini.

“Setiap kali ada truk besar yang lewat, rasa takut selalu menghantui,” ujar seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Mangga. Kekhawatiran tersebut tidaklah berlebihan, mengingat tingginya potensi kecelakaan di daerah ini.

Harapan besar telah di sematkan pada pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan. Infrastruktur jalan yang memadai, pengaturan lalu lintas yang lebih baik, serta pembatasan tonase truk yang melintasi jalur ini sangat di butuhkan untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi lagi di masa depan.

Langkah-langkah seperti perbaikan jalan, pemasangan rambu-rambu keselamatan yang lebih jelas, serta pengawasan terhadap tonase truk dapat membantu mengurangi risiko yang di hadapi. Bukan hanya keselamatan material yang di pertaruhkan, tetapi juga kenyamanan dan keamanan warga yang tinggal di sekitar kawasan ini.

Perhatian lebih terhadap keselamatan di jalur-jalur berbahaya seperti Gunung Mangga telah menjadi suatu keharusan. Kecelakaan yang terus berulang ini seharusnya menjadi alarm bagi pihak-pihak terkait untuk segera bertindak. Dengan adanya langkah-langkah nyata, diharapkan keselamatan dan kenyamanan warga sekitar dapat lebih terjamin.

Sebagai masyarakat, kita semua berharap agar tragedi seperti ini tidak lagi terjadi di masa depan. Gunung Mangga bukan hanya sebuah jalur transportasi, tetapi juga tempat di mana banyak orang beraktivitas dan mencari penghidupan. Sudah saatnya keselamatan mereka menjadi prioritas utama.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *